Sabtu, 18 Desember 2010

menjadi terbaik dengan manfaat

Semangat memberikan manfaat, menjadi bahan bakar dalam setiap tindakan, pemikiran, ucapan, dan karya agar menjadi yang terbaik.
Sebagai seorang putra, kuberikan banyak manfaat kepada kedua orang tua, agar menjadi putra yang terbaik.
Sebagai seorang saudara, kuberikan banyak manfaat kepada saudara-saudaraku, agar menjadi saudara yang terbaik.
Sebagai seorang murid, kuberikan banyak manfaat kepada guru, agar menjadi murid yang terbaik.
Sebagai manusia, kuberikan banyak manfaat kepada hidup ini, agar menjadi manusia yang terbaik.
Sebagai seorang mukmin, kuberikan banyak manfaat kepada agama, agar menjadi mukmin yang terbaik.
Manfaat yang kuberikan dengan ketulusan hati dan bermakna bagi kehidupan ini. agar tidak menjadi seperti buih air laut, hilang dan tidak membawa manfaat sedikitpun
Allah telah menurunkan air (hujan) dari langit, maka mengalirlah air di lembah-lembah menurut ukurannya, maka arus itu membawa buih yang mengambang. Dan dari apa (logam) yang mereka lebur dalam api untuk membuat perhiasan atau alat-alat, ada (pula) buihnya seperti buih arus itu. Demikianlah Allah membuat perumpamaan (bagi) yang benar dan yang bathil. Adapun buih itu, akan hilang sebagai sesuatu yang tak ada harganya; adapun yang memberi manfaat kepada manusia, maka ia tetap di bumi. Demikianlah Allah membuat perumpamaan-perumpamaan. Qs. Ar Ra’d (13) : 17
Manfaat yang kuberikan sesuai dengan kemampuan dan kapasitas diri
“MENJADI TERBAIK DENGAN MANFAAT”